*KETURUNAN BAALWY, WALI SONGO DAN CATATAN SEJARAH" (IKKAD)
Opini Pagi
"KETURUNAN BAALWY, WALI SONGO DAN CATATAN SEJARAH"
Sebuah bahasan menarik akhir-akhir ini di media sosial mengenai sejarah Wali Songo - dihubungkan dengan Ba'alwy yang pas untuk members WAG kekeluargaan kita, IKKAD.
Karena menurut saya postingan itu bernada "pokoke" tanpa analisis apapun, maka ada baiknya saya mengutarakan beberapa hal dan pertanyaan:
1. Wali songo keturunan Baalwy atau tidak adalah jenis "sejarah", dan sejarah itu otentik atau harus berdasar data, baik dari catatan maupun (lebih otentik) plus data arkeologis.
2. Hanya sayangnya, biasanya, data dimiliki/dimonopoli oleh yang rajin mencatat/menulis/pemenang/penguasa/yang berkepentingan/dengan tujuan tertentu. Namun bisa dimaklumi karena mana bisa seseorang membuat catatan sedangkan perut lapar keroncongan, ya nggak?
3. Pertanyaan: Adakah? Atau siapa/lembaga apa yang memiliki otoritas penuh yang memiliki data valid mengenai Wali Songo?
Maka bisa kita rembetkan pada hal-hal berikut:
a. Siapapun kita, demi otentitas sejarah dan peninggalan kepada anak-cucu agar di kemudian hari tak terbantahkan, biasakan untuk mencatat peristiwa apapun serta mengarsip. Sejak sekarang!
b. Bisa kita amati info terbaru, bahwa berdasar hasil penelitian arkeologis orang barat (akurasinya melebihi cerita lisan), awal mula lokasi Masjidil Aqsa adalah rumah ibadah Yahudi, bukan masjid.
c. Usulan saya yang lalu-lalu di sini: Membuat semacam lembaga "KH.Faqih Center" adalah penting, napa? (Maaf kalau agak sensitif), karena beredar info di luar sana kalau ada upaya bahwa "pendiri NU hanya difokuskan pada figur-figur tertentu".
Dan agar kita fokus pada topik/judul, maka poin no 3 di atas adalah yang utama, dengan satu pertanyaan: Apakah Wali Songo itu keturunan Baalwy atau tidak, dan apakah Baalwy memiliki data otentik?
Selamat bekerja mencari nafkah.
Salam sehat selamat untuk kita semua.
Gresik, 2 Maret 2024
amroehadiwijaya@gmail.com
Komentar
Posting Komentar