MAKAN GORENGAN BERAPA BIJI? (IKKAD)
.
"MAKAN GORENGAN BERAPA BIJI?"
Komen postingan video di satu WAG, "Rocky Gerung jualan gorengan": Pembuatannya memang luar biasa; Kreatif, mencengangkan sekaligus lucu
🤠
Kalau aktor lama, "Butet Kertaredjasa" mampu menirukan "speech style" atau gaya bicara banyak tokoh, maka video di atas bergaya 'ala Rocky Gerung, kwkwkw.....
Narasi video "makan 5 mengaku 1" itu, mengingatkan saya pada wejangan atau tausiyah sesepuh IKKAD, bapak KH.Nadjid Muchtar (almarhum), kakanda Kyai M.DJAMIL MOCHTAR, ayahanda mas Malih dan mas YUSUF YUSFA sewaktu berpidato pada HBH ke 10 IKKAD, 16 Februari 1997 di Pondok Pesantren ATTANWIR Talun Bojonegoro, Ponpes yang sekarang diasuh oleh bapak A FUAD SAHAL, mas A.NAFIK SAHAL dan mas M ROFIQ SAHAL.
Beliau bercerita, suatu saat Mbah KH. Muchtar Faqih (ayahanda beliau) bepergian dalam satu mobil dengan Mbah KH.Adlan Aly.
Beberapa kilo meter setelah berhenti-kemudian meneruskan perjalanan dari satu depot makan yang disinggahi, ujug-ujug Mbah Muchtar bilang kepada sopir, "tolong kita balik ke depot makan tadi karena saya baru ingat ada 1 kerat/potong tahu goreng yang belum dihitung dan belum saya bayar". Permintaan beliau pun dilaksanakan.
Pak Nadjid menegaskan, kisah sederhana seperti itu perlu diketahui oleh seluruh generasi IKKAD, yang menunjukkan begitu pentingnya menerapkan ajaran agama dan adab sosial pada kehidupan sehari-hari (jujur dan tidak korupsi), dimulai dari diri sendiri, karena tentu bisa berdampak luas tidak hanya pada kehidupan pribadi seseorang, namun masyarakat bahkan negara.
Salam sehat untuk kita semua.
Gresik, Senin, 14 Oktober 2024
Pukul 22:54
----------
Abuya Huda Muhammad menanggapi: Menurut riwayat lain, bukan Mbah Muchtar...tapi Mbah Adlan yg minta kembali utk membayar tahu yg blm dibayar...
Itu kata cerita... والله أعلم بالصواب
-------
Amroeh Adiwijaya pun menjawab: Kalau ada beda pendapat yang dalam ushul fiqh disebut ikhtilaf, dalam hal ini apakah yang minta balik itu Mbah Muchtar atau Mbah Adlan, maka kita gunakan saja dalil dengan mengutip anekdot Gus Dur mengenai perbedaan pandangan Islam dan Kristen di mana Ismail (versi Islam) dan Ishak (versi Kristen) tidak jadi disembelih ayahnya, Ibrahim, untuk dijadikan kurban.
"Yang penting di Islam maupun Kristen, anak Ibrahim tidak jadi disembelih".
😃🙏
-----------------
Berikut link video lucu 'ala Rocky Gerung, itu:
🩸
https://drive.google.com/file/d/1CjudVVvfG31516EpMYv4SsJMY5MFAur0/view?usp=drivesdk
Komentar
Posting Komentar