LAYALI LUBNAN (MUSIK 54 TAHUN SILAM


"LAYALI LUBNAN"
(Malam-malamku di Lebanon)
Musik 54 Tahun Silam

Flyer terbaru untuk postingan opini Amroeh (sejak Medio 2026)
Flyer sebelum warna biru di stas

Foto: National Arab Orchestra, pimpinan Michael Ibrahim

____________________
Pengantar Tulisan:
1) Melihat dahsyatnya berita media massa akhir-akhir ini -- betapa mencekamnya sikon negara/warga Lebanon akibat perang di sana (vs Israel), maka menginspirasi saya untuk mereposting kembali tulisan ini.
2) Karena saya baru melancong ke satu negara negara Timur tengah yaitu Saudi Arabia (KSA)-tetangga Lebanon, maka tulisan ini sekedar nostalgia pada sebuah lagu Lebanon, dan saya hubungkan dengan gugurnya dua prajurit KKO karena dihukum gantung oleh pemerintah Singapura.


"LAYALI LUBNAN"
(Arab: Malam-malamku di Lebanon)
Musik 54 Tahun Silam

Oleh: Amroeh Adiwijaya (*)

Tulisan ini tentang lagu atau musik.
Kegemaran saya mendengarkan lagu sejak kecil adalah berkat ketularan hobi ayah saya yang suka mutar lagu (dan berita) dari radio dan cassette tape recorder. Juga dalam hobi membaca, dua hal yang sangat bermanfaat dalam mengarungi kehidupan saya.

Khusus lagu, setiap kalau sempat, hampir setiap mau tidur malam seperti malam kemarin (sekitar pukul 23:00), selain mendengarkan lagu dan membaca atau menulis, saya umek nutul-nutul HP mencari lagu-lagu kenangan masa kanak-kanak tahun-tahun awal masuk SD (1964/65) yang melodi dan sebagian syairnya masih saya ingat namun judul tidak tahu.

Lagu-lagu Indonesia, China dan Jepang sudah ketemu dan terfile semua, cuman ada tiga lagu yang belum ketemu, kebetulan satu lagu barat yang ada suara kicau burung (Baca: Catatan 1 di alinea bawah), dan dua lagu Arab asli (Mesir/Lebanon) masing-masing satu musik instrumental orchestra tanpa lirik, dan satunya bervocalis alias dengan penyanyi, saya ingat oleh Ummu Kalsoum di mana pada akhir lirik lagu berkalimat, "kulluna tasyabah, kulluna Jamila" (Baca: Catatan 2 di alinea bawah).

Alhamdulillah dan saya senang tak terkira, kenangan sekitar 54 tahun silam itu barusan ketemu satu lagu arab yang musik instrumental.

Ternyata berjudul, "Layali Lubnan" komposer: Muhammad Abdul Wahhab, musisi terkemuka Mesir tahun '50-an yang banyak menciptakan lagu untuk "Diva" Mesir Ummu Kalsoum (meninggal tahun 1975) yang terpopuler berjudul "Enta Omri" itu.

Lagu tersebut dimainkan oleh kelompok orchestra modern "National Arab Orchestra" dengan  conductor: Michael Ibrahim (Buka Lampiran).

Berikut kenangan mendalam saya pada lagu "Layali Lubnan" (malam-malamku di Lebanon):

Hari itu tanggal 17 Oktober 1968, 54 tahun silam, dua anggota marinir KKO Indonesia yang dihukum gantung pukul 06:00 waktu Singapura, jenazahnya dipulangkan ke Indonesia, di mana ratusan ribu masyarakat ibu kota Jakarta ikut berbondong-bondong menyambut kedatangannya.

Usman dan Harun dihukum gantung karena tertangkap terlibat melakukan pengeboman MacDonald House di Singapura pada 10 Maret 1965 dalam rangka misi negara, aksi gerakan "GANYANG MALAYSIA" nya Bung Karno. Aksi keduanya dikategorikan oleh otoritas Singapura sebagai tindakan terorisme.

Pada hari pemulangan jenazah keduanya itulah, ayah saya mendengarkan siaran beberapa radio terkhusus radio Mujahidin Surabaya.

Masih sangat terfisualisasikan pada memori saya yang seolah baru terjadi siang tadi itu, penyiar radio mengucapkan kata-kata puitik heroik semacam "in memoriam" secara berulang-ulang 'ala "Langenswara" untuk pahlawan Usman dan Harun, dan backing sound/vocalnya adalah musik instrumental orchestra berjudul "Layali Lubnan" itu. Mengharukan.

Saya saat itu? Ikut mendengarkan radio dengan khusyuk dan syahdu sebagaimana ayah saya dan jutaan rakyat Indonesia pun merasakan.

Gresik, Kamis, 17 Februari 2022 pukul 23:00
amroehadiwijaya@gmail.com
__________

(*)
--- Penulis buku antara lain novel OPERA VAN GONTOR (Gramedia 2010)
--- Koordinator umum Gerakan Anti KKN Alumni Universitas Indonesia (GAKKNAUI)
--- Wiraswasta bidang kulit di Gresik
__________

Catatan 1:
Alhamdulillah lagu tersebut ketemu, berjudul: Lovin You, oleh: Minnie Riperton

Catatan 2:
Alhamdulillah lagu tersebut juga telah saya temukan, berjudul (...?) Oleh (...?). Sekitar tiga bulan sebelum tulisan ini saya reposting, lagu saya temukan dari YouTube, yang ternyata penyanyinya bukan Ummu Kalsoum. Dan ternyata pula karena lagu itu kurang bagus/tidak yang dulu pernah saya rasakan, maka saya delete. Dan sewaktu saya ingin mencari lagi untuk saya posting di sini, Eh ... tidak ketemu karena saya lupa siapa penyanyi dan apa judul lagunya.
😋😋😋

Catatan 3:
Tulisan ini saya posting kembali hari ini ......
dari judul asli: MUSIK 54 TAHUN SILAM (Layali Lubnan) tanggal 17 Februari 2022 Pukul 01:00.
Di "DAILY MAIL" Amroeh (flyer kuning di atas).

Catatan 4:
Tulisan ini juga termuat pada E-Book Blog Amroeh, Edisi IDUL FITRI 2025, Poin C.2
🩸
https://amroehadiwijaya.blogspot.com/2025/03/ebook-blog-amroeh-adiwijaya.html

LAMPIRAN:
Video musik instrumental "Layali Lubnan" (modif/replay) oleh "National Arab Orchestra":
🩸
https://drive.google.com/file/d/1AuT36bkAiqh3gHqFolgMB3VwnQO6dNBh/view?usp=drivesdk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🔵 SOFIAN EFFENDI

E-BOOK BLOG AMROEH ADIWIJAYA

🔵 JARGON PG