NOTARIS+CLIENT HARUS EKSTRA HATI-HATI
Opini Ringan
Untuk kita semua khusus members WAG ILUNI UI Jawa Timur, juga yang berprofesi sebagai Notaris.
"NOTARIS DAN CLIENT
HARUS EKSTRA
CERMAT DAN TELITI"
True Story
Amroeh Adiwijaya
Tahun 1986, satu tahun pasca lulus S1 FHUI, saya membuat usaha berbadan hukum dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) sampai mendapatkan legalitas dari Menteri Kehakiman RI, diurus oleh satu Notaris terkemuka di Gresik.
Akta itu kemudian saya gunakan sebagai syarat untuk mengajukan pinjaman/kredit dari satu Bank Swasta di Jakarta. Why? Karena nominalnya cukup besar, prosesnya cukup simpel dan bisa cepat, lagi pula kebetulan pimpinannya adalah senior yang sudah saya kenal baik, di mana sebelumnya kami sudah saling memberi info via telepon dan Fax.
Pagi setelah turun dari KA malam Surabaya-Jakarta, saya langsung menuju ke kantor pusat Bank-nya, di gedung Summitmas jalan Jenderal Soedirman Jakarta, yang selanjutnya saya diarahkan ke admin bagian kredit.
Saat vertifikasi data administrasi, saya baru tahu setelah ditunjukkan kalau akta Notaris PT saya tidak sesuai dengan persyaratan, klasifikasi PT saya yang harusnya kelas menengah, tertulis PT kelas atas. Saya pun cemas dan bingung.
Karena urusan harus selesai hari itu juga, maka jam 09 saya katakan, "baik, sekarang saya pamit untuk ngurus ke Notaris di Gresik, dan mohon ditunggu karena insya Allah sore nanti saya bisa balik ke sini lagi dengan membawa akta Notaris yang benar".
Dengan "sungut-sungut" akut, langsung menuju bandara Soetta, bandara luar biasa yang wujudnya baru pertama kali saya tahu.
Setiba di kantor Notaris Gresik sekitar jam 13.00, saya melabrak sang Notaris yang membuat akta tidak sesuai data yang saya berikan, dan akta pun langsung diperbaiki, dan setelah beradu argumen cukup seru, dia sepakat untuk mengganti tiket pesawat GIA saya Jakarta-Surabaya pulang-pergi.
Sekitar jam 17.00 lebih sedikit, saya tiba kembali di gedung Summitmas, dan meski dengan lelah mental-fisik, proses pun tuntas, Alhamdulillah.
Dari pengalaman saya di atas dapat kita petik hikmah, bahwa kita, client Notaris maupun (terutama) Notaris harus teliti dan cermat dalam menelaah materi akta, tidak boleh terlewat satu huruf pun.
Salam sehat from Gresik,
Sabtu, 3 Oktober 2026
amroehadiwijaya@gmail.com
Komentar
Posting Komentar