EPILOG MITHA DI "INTUISI"
(Di Epilog Pertama)
"SELAMAT DAN SUKSES, MAS AMROEH"
Oleh: Paramitha Rusady
Novel ‘Intuisi’ karya Amroeh Adiwijaya ini sangat padat dengan catatan pengalaman sejati penulis dengan detail kejadian-kejadian penting yang saling berkaitan hingga menjadi rangkaian cerita kejadian nyata sebagai sejarah pribadi.
Semangat penulis yang beraktivitas dibanyak bidang dan kepandaiannya berkomunikasi dengan berbagai golongan menambah kaya pengalaman penulis. Mungkin perlu membaca keseluruhan tulisannya untuk dapat mencerna esensi dari isi buku ini.
Pemikiran, emosi, kepedulian dan protes terhadap apa yang diidealkan menjadi jiwa dari buku ini.
Saya kagum atas keyakinan penulis dalam mempertahankan prinsip idealismenya dimana dalam proses pencapaiannya banyak diwarnai suka-duka, tantangan, hambatan, kegagalan maupun keberhasilan.
Atas ketangguhan maupun keluwesannya menyikapi dilema menjembatani pro-kontra antara logika dan realitas dimasa itu dengan tetap menjadi diri sendiri.
Atas keteguhan dan konsistensinya pada prinsip, pendapat dan pemikiran murni akan nilai-nilai yang diyakininya dengan segala konsekwensinya, sampai keberaniannya untuk menyampaikan dengan jujur dan benar.
Harus saya akui buku ini pantas untuk dijadikan inspirasi dalam kiat-kiat berorganisasi maupun dalam menghadapi masalah-masalah hidup.
Banyak orang yang mempunyai pengalaman berarti seperti penulis, tetapi tidak banyak yang cukup perduli untuk membagi dan menuangkannya kedalam sebuah tulisan. Dan Mas Amroeh mampu menyajikannya dengan segar dan lugas, sehingga tulisannya menjadi sebuah buku yang menarik untuk dibaca.
Selamat untuk Mas Amroeh, semoga semangatnya dapat terus dipertahankan.
Salam sukses selalu,
Paramitha Rusady
Bonus:
Komentar
Posting Komentar