📍TRIP JADUL KE GONTOR
Tanggal : 17 Oktober 2022, Pukul 19:00 WIB
Media : Di satu WAG Alumni Gontor
Latar belakang tulisan:
Opini atas permintaan anak dari senior saya almarhum.
“TRIP JADUL SPEDA MOTORAN
GRESIK-GONTOR PP”
Di catatan saya dari WAG ini antum adalah putra dari almarhum HA.Thoyfur Aruf, ya? Putra no berapa dari putra/putri beliau, dan sudah berdinas di mana/berapa putra?
Saya Amroeh, punya sedikit kenangan dengan beliau almarhum mas Thoyfur senior saya KMI Gontor:
(1)
Setamat KMI tahun 1975, dengan maksud untuk minta revisi (nama tidak sesuai dengan akta lahir) surat keterangan lulus, saya diantar beliau ke Gontor.
Di sana, di teras kediaman Pak Zar nampaknya saya akan diuji oleh ust Syukri Zarkasyi (sedang mudik dari Timteng ke Gontor) tentang kepondok-modernan dan lain-lain embuh apa, dan batal karena saya jelaskan bahwa saya lulusan/bukan protolan KMI, hehehe...
Kendaraan yang kami gunakan? Karena ortu melarang menggunakan speda motor milik ortu, maka kami menyewa speda motor punya pak Warung di Mojopuro Wetan Bungah.
Pulangnya sekitar jam 03:00 dan kami tidur hingga subuh di atas kayu dagangan yang menumpuk di toko/gudang ayahanda beliau.
Sesampai rumah Dukun, karena kami di perjalanan menerjang hujan berkali-kali, maka saya mengalami flu berat kecapekan selama 3 hari....
(2)
Sekitar jam 01:00 beberapa tahun setelah mas Thoyfur wafat, mobil saya mogok tepat di depan toko kayu tersebut, dan kepaksa saya ketok rumah untuk minta bantuan menghubungi pak tukang service, dan Alhamdulillah berhasil dibantu oleh adik beliau, kakak mas Ahmad Thoyyib (maaf nama lupa).....
(3)
Saya bergaul dengan mas Thoyfur 'Aruf, Abi antum mas Imam lumayan lama, sekitar 6 tahun di Gontor dan sesudahnya.
Kami nggak pernah serayon karena beliau di rayon Kibar (anak-anak berpostur besar) sedangkan saya rayon Sighor (anak-anak berpostur kecil).
Di Gontor beliau termasuk tim inti pemain tenis meja PORPIG. Saya? Nggak tim mana-mana, hehe....
Beliau figur yang baik, pendiam, halus, penyabar dan sopan/hormat namun correct/tegas pada semua orang, di mana saya merasa aman dan nyaman bergaul dengan beliau.
Saya juga sempat tahu pak 'Aruf(?), ayahanda beliau/Mbah Kakung antum, yang sikapnya juga demikian.
Saya sempat kaget sewaktu saya mudik dari Jakarta (kuliah) mendapat kabar beliau wafat, dan menyesal sekali kabar yang saya terima sangat terlambat.
Dan yang luar biasa, beliau meninggalkan putra cukup banyak, 9 (sembilan), yang insya Allah kulluhum Shalihin, amin.
Allahummaghfir lahu.....
Hakadza lil-ilmi, salam sehat, afwan wa-syukran.
Gresik, Senin 17 Oktober 2022
amroehadiwijaya@gmail.com
• Ketua umum SM.FHUI (1982-1983/4)
• Penulis buku antara lain novel OPERA VAN GONTOR (Gramedia 2010)
• Koordinator umum Gerakan Anti KKN Alumni Universitas Indonesia (GA-KKN-AUI)
• Wiraswasta bidang kulit di Gresik.
-------------------------------------------------------
Komentar
Posting Komentar