🚦SEDAYU ATAU SIDAYU?
Foto ilustrasi
Mumpung ada mood nulis pagi.
Kali ini catatan budaya melebar keluar area desa Dukun, yaitu Sidayu, yang dulu merupakan Kawedanan.
"SIDAYU ATAU SEDAYU?"
Kata "Sedayu" jadi ngingetin aku pada sobat senior Gontor dulu, kisah sedikit serem sekaligus haru.
Dia bernama Nasrulloh, handsome-ganteng, adik Meutia Hafidz-dulu penyiar cantik Metro TV(?), asal Jombang Jawa Timur.
Pada bincang-bincang singkat suatu sore saat sama-sama mengambil wesel kiriman dari ortu di kantor ADM Gontor dan dia tahu kalau alamatku tertera Dukun Sidayu (pakai "i") Gresik, maka dia bilang, "seharusnya Sedayu (pakai "e") bukan Sidayu karena nama itu peninggalan para wali".
Setelah dia tamat Gontor, kami tidak pernah ketemu lagi, dan sekitar tahun 1975-1976 saat aku di Jakarta, ada berita heboh, dia yang berganti nama menjadi "Salman Hafidz" itu adalah salah satu tokoh Komando Jihad yang tersangkut peristiwa pembajakan pesawat Garuda "Woyla" di Philipina yang tokoh utamanya bernama Imron. Keduanya pun dihukum mati.
---------
amroehadiwijaya@gmail.com
Komentar
Posting Komentar