🔵 NATAL & HARI KEMERDEKAAN
Opini Berjawab di satu WAG
"NATAL & HARI KEMERDEKAAN"
Mas @BJ.Abuya Huda Muhammad nyebut "natal support iman tipis-tipis" itu, pasti ada yang komplain, "Ambyar, natal kok bisa nyupport iman (Islam) ?!".
Dan khas Mas Abuya yang ahli Thoriqoh, pasti jawab, "Gpp, why not?". Berikut sedikit cerita.
Dulu, pas hari perayaan IMLEK, saya berkunjung ke tempat kost kuliah seorang famili IKKAD/anak Kyai.
Di atas meja belajarnya ada tulisan pada kartun kecil yang saya tahu itu tulisannya, "hari ini adalah hari kemerdekaanku".
Saya pun bertanya, "emangnya hari ini hari kemerdekaan apa untukmu? Dia menjawab panjang lebar, dan saya hanya merespons ringan, "bagus!"
Saya maknai, demi untuk mudah mengingat, peringatan hari besar apapun, termasuk Natal, bahkan menit/detik setiap saat, boleh saja digunakan seseorang sebagai momen awal untuk berjuang giat, "struggle for life", dalam meraih sesuatu, bahkan Ok seperti slogan, "hari kemerdekaanku" saat Imlek di atas.
Mengenai nanti berhasil atau tidak, itu urusan yang kuasa (YME), dan bersikap seperti stiker lucu di bawah juga No Father (Gpp).
🆗😃😃⬇️
--- Abuya merespons panjang pada tulisan saya di atas, kemudian saya merespons balik:
⬇️
Saya sempat bertakon-takon, yang displit-dikomen kok bagian stiker-e? Tibakno bener, paling bawah ada tulisan, "hahaha...."
Mereka itu sama seperti muslimin di mana saja, ada yang taat beribadah, baik budi pekertinya, dan ada yang berkebalikan, juga bengkre-an dengan sesama komunitasnya.
Siiiip, Abuya 😃
Komentar
Posting Komentar