ATI-ATI KALAU BUKA PINTU MOBIL

🚦ATI-ATI KALAU BUKA PINTU MOBIL
Foto ilustrasi:
Ati-ati kalau buka pintu mobil belakang 

OPINI SANTAI SABTU SIANG
"MEMORI PUN MUNCUL KEMBALI" 

Kejadian mirip-mirip pernah saya alami tahun 2010 sekitar pukul 11:00, ketika menjemput anak dari sekolah yang duduk di kelas 4 SD.

Karena bawaannya banyak, anak saya suruh duduk di jok mobil sebelah kiri belakang, dan ketika berhenti mampir di satu toko alat-alat tulis, tanpa sepengetahuan saya ndilalah dia ikut turun dengan membuka pintu belakang sebelah kanan.

Dan Ya Allah ..... tidak sengaja pintu mobil menabrak sekaligus membuat seorang bapak pengendara speda motor dan anak balitanya yang sedang melaju terpelanting ke aspal.

Saya turun, anak saya cegah untuk turun dan pintu saya tutup, dan secara reflek saya menuju anak balita yang tidak menangis itu lalu saya gendong untuk menepi dan menenangkan sambil memberinya air minum.

"Kamu nggak apa-apa, nak?", tanya saya penuh kecemasan, dan membuat saya bersyukur ketika dia menjawab dengan santai, "nggak apa-apa Om".

Dari kejadian ini ada tiga sisi keadaan/emosi,
Pertama: Si bapak yang tangannya lecet dan sedikit berdarah, awalnya nampak geram kepada saya namun terlihat luluh ketika balitanya saya gendong dan tidak mengalami cidera apapun, dan Alhamdulillah bertambah luluh ketika lukanya saya olesi obat Betadine yang ada di mobil dan saya memberinya uang kerahiman sekedarnya. Dan dalam perbincangan singkat, ternyata dia adalah wartawan sebuah media lokal Gresik yang beberapa tahun yang lalu medianya pernah meliput suatu aktivitas publik saya.

Kedua: Orang/massa sekitar yang kebetulan berada di lokasi kejadian juga nampak geram kepada saya namun Alhamdulillah luluh bahkan kelihatan wajah-wajah haru (mungkin/insya Allah) karena tindakan sigap saya dalam mengutamakan menyelamatkan si-balita.

Ketiga: Anak saya, menangis histeris ketakutan sejak di mobil, dan sesampai di rumah saya peluk erat-erat sambil saya bisikkan, "tenang, nggak apa-apa kok nak!", dan setelah puas meluapkan tangisnya Alhamdulillah dia pun diam tenang dan bisa istirahat seperti biasanya.

Dan setahun yang lalu ketika sulung saya (cewek) itu sudah bekerja saya tanya, "kamu ingat kejadian itu?", jawabnya singkat, "ingat Pa, tapi aku lupakan".
--------
Pesan: Ati-ati dalam berkendara.

Salam sehat & selamat untuk kita semua.

Gresik, 7 Oktober 2023
amroehadiwijaya@gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-BOOK BLOG AMROEH ADIWIJAYA

🔵 SOFIAN EFFENDI

KOPERASI IKKAD (SEJARAH PEMBENTUKAN)