KENANGAN LAGU DI GONTOR

Latar belakang tulisan :

Opini ringan mengenai lagu, merespon postingan di satu WAG

Titiek Sandhora 


KENANGAN LAGU

DI GONTOR

DAN TITIEK SANDHORA

 

Lagu berjudul "Merantau" di atas dan lagu-lagu lain yang dibawakan oleh Titiek Sandhora yang sekitar tahun 1975 biasa diputar di BPPM (aula Gontor) dan disounding ke rayon-rayon, itu dapat dianalisis pada 6 hal berikut:

1)    WAG ini harusnya sering membahas reunian dan turunannya termasuk lagu, dan lagu di atas adalah maskot G'75, era kita-lulus KMI tahun 1975.

2)    Yang tidak bisa mengenangkan Gontor dengan lagu, apa bisa dikategorikan berjiwa gersang? Kayaknya thab'an alias pasti, hehe....

3)    Yang diputar di Gontor selalu lagu Pop Indonesia, tidak Qasidah, tidak Barat juga tidak Arab.

4)    Maka tidak heran kalau pak Kyai Hasan Sahal melestarikan dengan sering mendendangkan (di depan publik!) sebuah lagu Indonesia berjudul "Ayah", bukan misal lagu arab oleh Ummu Kulsum atau Fairuz. Yang terakhir versi Youtube-nya bisa dilihat dari postingan Fatchur Rohman, Kudus tanggal 25/10/23 pukul 05:25 di atas, yang bagi saya (maaf) sangat lucu dan aneh karena "tidak ngiyaeni". Kalau Fatchur Rohman yang mendendangkan sih it's okelah, hehe..... 

5)    Nama Titiek Sandhora pernah disebut Pak Zar (almaghfurlahu) dalam pidato beliau pada acara Kuhutbatul Arsy kita (1969) antara lain: Kalian santri harus sudah memiliki kebiasaan dan inisiatif sendiri dalam menjalankan disiplin pondok, tidak harus selalu didorong dorong seperti lirik lagunya Titiek Sandhora, "dorong yuk dorong" pada lagu berjudul Sijago mogok.

6) Titiek Sandhora sudah ngetop sejak saya di SD (pra masuk Gontor) di mana senior saya bilang nggedabrus cengengesan sak karepe dewe: Kalau suatu saat nanti kamu ingin "main siip" dengan istrimu, matikan saja lampu waktu tidur, lalu bayangkan bersama Titiek Sandhora ....

Reposting, Gresik,

20 Mei 2024, Pukul 12:13 WIB

amroehadiwijaya@gmail.com

-------------------------------------------------------

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🔵 SOFIAN EFFENDI

E-BOOK BLOG AMROEH ADIWIJAYA

PROFIL DH IKKAD