🚦IN MEMORIAM HA KHOLID MUKRI


IN MEMORIAM
"HA KHOLID MUKRI"
(Anggota di Dua organisasi Kekeluargaan Besar: IKKAD dan IKB
KALTUM)

Karena kapernah tuwo meski saya lebih senior dua tahun, saya memanggil beliau/almarhum dengan Kak, dan Dik kepada saya. Dan karena kami saling mengenal dengan baik sejak kecil, maka saya tergerak untuk menulis beberapa kenangan lama sederhana berikut.

Anak PakDe

Beliau adalah anak pertama dari 3 bersaudara, bernama Ahmad Kholid, nama ubahan sejak kecil.
Asalnya A.Kholiq (akhiran "q"), diganti konon karena sering sakit-sakitan, makna terlalu gede, hehe...

Nama asli sang ayahanda (pakDe/kakak ayah saya: Rifai Malik), Mu'zi, yang merantau dari Gresik ke Sale Rembang Jawa Tengah sejak muda, juga diganti menjadi Mukri untuk mengikuti lidah masyarakat di sana.

Apakah hal itu aneh? Tidak, karena masa itu merupakan sesuatu yang lumrah terjadi di mana-mana, tapi era kini mungkin jarang dilakukan karena pasti rodok sulit kalau mengubah data akta kelahiran apalagi KTP.

Prof Ani

Beberapa hari setelah pakDe Mu'zi wafat (keluarga di Gresik masih menyebut demikian): Wafat tanggal 7 April 1994, saya dari Jakarta dengan bus malam langsung njujug/menuju ke rumah duka (Sale Rembang) untuk berta'ziyah, kemudian saya diantar kak Kholid sekeluarga ke Dukun Gresik yang saat itu (Dukun) habis kena banjir besar Bengawan Solo sehingga jalan banyak terputus karena tergerus air deras.

Sewaktu di dalam mobil, diputar lagu dangdut berjudul "Ani". Saya pun bercerita kepada beliau begini ....

Tahun 1982, sewaktu mudik kuliah dari Jakarta dengan bus malam, agar sampai rumah lebih cepat, saya tidak bablas ke kota Gresik melainkan turun di pertigaan Deket Lamongan.

Menjelang subuh diiringi rintik-rintik hujan, dari atas ojek sepeda motor di sekitar daerah Blawi terdengar lagu "Ani" oleh OM Soneta Rhoma Irama dari speaker orang hajatan, yang kata pak ojek, "di daerah sini speaker hajatan biasa mengudara 24 jam, mas".

Tiba di rumah tetap lambat karena di Karangbinangun (titik akhir rute ojek) menuju Dukun belum ada jembatan Bengawan Solo, harus nunggu perahu penyebrangan (tambangan).
Jembatan Karangbinangun-Dukun sendiri baru dibangun tahun 2000.

Nah .... setelah saya bercerita, kak Kholid yang awalnya nyebut saya cukup "Prof" karena rambut saya dianggap mulai gundul, maka ditambah menjadi "Prof Ani", hihihi ...

IKKAD

Agenda tiga tahunan, Halal Bihalal (HBH) Ikatan Keluarga Kyai Haji Abdul Djabbar (IKKAD) ke 12 tanggal 15 Desember 2002, diselenggarakan di Sale Rembang dengan tuan rumah HA KHOLID MU'ZI.

Lalu ... :
◾ Bagaimana jalan dan suksesnya acara? 
◾ Apa peran mbak Hj Luluk (nyonya HM Husni Ahwan)?
◾ Apa itu ALKUBA?
◾ Mengapa rombongan mobil bapak dr KH Ali Faisal, SpA, sesepuh IKKAD terlambat datang di acara?
◾ Apa itu "Semlohay?"
◾ Apa itu tarian Zaphin pada HBH IKKAD ke 13 tahun 2005 di Kediri dengan tuan rumah Hj Lailah Ahwan, mbakyu HM.Husni Ahwan?

Karena .... agar tulisan ini tidak terlalu panjang, maka silakan dibuka tautan dan dibaca cuplikan dari E-BOOK BLOG saya Edisi IDUL FITRI tahun 2025 yang lalu (Poin D nomor 5), berikut:
🩸
https://amroehadiwijaya.blogspot.com/2025/03/semlohay.html

Menghadap Ilahi

Itulah sekelumit kenangan bersama sepupu, kak Kholid, yang:
◾ Wafat hari Jum'at 23 Januari 2026 yang lalu dengan meninggalkan 3 anak dan 5 cucu.

◾ Alhamdulillah dikaruniai mampu meninggalkan monumen yang bermanfaat untuk masyarakat berupa tiga bangunan masjid besar:
--- Dua di kecamatan Sale Rembang masing-masing diberi nama ALMU'ZI, dan ALMU'ZI KHOIR.
--- Satu di kecamatan Sarang Rembang, jalan Pantura Trans nasional perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, diberi nama ALKUBA PLUS, nama yang diberikan oleh: Mbah KH. Maimoen Zubair, dan diresmikan oleh: Gubernur Jateng, Bibit Waluyo.
ALKUBA: Akronim/singkatan dari nama perusahaan kulit milik HA KHOLID: Alhamdulillah Kulit Barokah.

◾ Tahun 2010 menjadi calon Bupati Rembang dari partai Golkar, di mana saya dan mas Drs KH MA Wahib MM, Lamongan, sesama sepupu (almarhum) ayahanda Dr Victor Imaduddin Ahmad sempat hadir ke Sale saat penghitungan suara Pilbup.

Selamat jalan ke haribaan Ilahi, kak Kholid, saya pun akan menyusulmu kelak. 
Inna lillahi wa Inna Ilaihi Raji'un. 

Gresik,Rabu 28 Januari 2026
Tuntas menulis 45 menit.
amroehadiwijaya@gmail.com

Lampiran:
Link E-BOOK BLOG EDISI IDUL FITRI 2025 (lengkap)
🩸
https://amroehadiwijaya.blogspot.com/2025/03/ebook-blog-amroeh-adiwijaya.html
_________________

FOTO-FOTO

a) Amroeh dan famili saat Takziah

b) Acara HBH IKKAD di Sale Rembang, 15 Desember 2002.

Kiri: KH Sahal Sholeh, pengasuh Ponpes ATTANWIR Talun Bojonegoro 
Kanan: H Rifai Malik.

Dari kiri ke kanan, almarhumin:
- H Ghozi Ahwan
- H Nadjid Muchtar
- H Rifai Malik
- H Arifie Chamim Syahid

Dari kiri ke kanan:
- Amroeh, nyonya dan 2 putri 
- Nyonya dan HA Kholid Mukri
- Nyonya dan bapak Muchsin (Di            Lamongan: Mantan Camat,                  Wedono, kepala Dispenda                    Kabupaten, dan DPRD), mertua            Amroeh.

Dua putri Amroeh: Rana dan Adila di rumah HA KHOLID MUKRI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🔵 SOFIAN EFFENDI

E-BOOK BLOG AMROEH ADIWIJAYA

KOPERASI IKKAD (SEJARAH PEMBENTUKAN)